Link download pdf tentang wordpress

11 Nov

langsung aja ke tkp kawan kawan, cekibrot: https://dabandit.files.wordpress.com/2010/11/wordpress.pdf

Advertisements

Kelinci Langka Dunia Ada Di Sumatera

28 Oct

Kelinci sumatera atau Nesolagus netscheri tercatat sebagai kelinci paling langka di dunia. Hewan ini dinyatakan hampir punah oleh International Union for Conservation of Nature. Sebelumnya, hewan ini pernah dikira punah hingga pada tahun 1990-an terfoto oleh seseorang.

Kelinci ini terletak pada tempat yang sangat terisolasi, hanya terdapat di hutan-hutan Bukit Barisan, Sumatera. Karena mereka terletak di tempat yang sangat terisolasi, informasi tentang perilaku dan habitatnya sangat minim. Bahkan, masyarakat setempat tak memiliki bahasa lokal untuk menyebutnya dan ada yang tak menyadari keberadaannya.

Kalau ada informasi tentang kelinci ini, itu hanyalah bahwa kelinci ini aktif pada malam hari. Di siang hari, mereka menghabiskan waktu untuk bersembunyi di dalam liang yang ditinggalkan hewan lain. Sejauh ini, tak ada bukti bahwa mereka menggali lubangnya sendiri.

Kelinci sumatera terlihat menarik sebab memiliki warna bulu yang bermotif garis. Diperkirakan, warna bulu tersebut dimiliki agar kelinci itu bisa menyesuaikan diri dan bersembunyi di dasar hutan hujan tropis. Secara umum, kelinci ini memiliki bulu yang tebal dan lembut, garis-garis yang berwarna coklat kacang, serta satu garis yang memanjang dari tengkuk hingga ekor. Ciri lainnya adalah memiliki ekor warna merah, berbobot lebih kurang 1,5 kg, dan telinga yang lebih kecil dari kelinci umumnya.

Soal mencari makan, kelinci ini ternyata juga tak seperti hewan lainnya yang berkeliling wilayah tertentu. Mereka memilih untuk hanya berada di daerah sekitar liangnya dan memakan tanaman apa saja yang ada di sana. Tentang reproduksinya, belum ada data yang cukup jelas karena kajian tentang jenis kelinci ini jarang.

Paul Gurita Mati

28 Oct

Paul Gurita yang meraih ketenaran berkat kemampuannya memprediksi hasil pertandingan sepakbola Piala Dunia Afrika Selatan, meninggal di akuarium laut Oberhausen di Jerman, Selasa (26/10).

“Hati para manajemen dan staf di Oberhausen Sea Life Centre hancur setelah menemukan Paul dalam keadaan tidak bernyawa,” ujar pengelola akuarium dalam sebuah pernyataannya seperti dikutip dari Nationalpost.com.

“Kesuksesan Paul membuat sebuah fenomena besar. Kami sangat menyukainya dan merasa kehilangan,” kata Manajer Sea Life, Stefan Porwoll.

Tubuh Paul sekarang berada dalam lemari pendingin sementara. Pihak akuarium masih memutuskan cara terbaik menandai kematiannya.

“Kita akan membuat sebuah tempat sederhana untuk mengenangnya,” ujar Polwoll.

Namun, penggemar Paul tidak perlu putus asa, karena sudah ada pengganti gurita lain yang akan diberi nama Paul seperti pendahulunya.

Paul menjadi salah satu sosok yang paling mendapat sorotan di Piala Dunia 2010 setelah mampu menebak delapan pertandingan Piala Dunia dengan benar.

Dua kali binatang berkaki delapan ini sukses menebak hasil laga Spanyol, yaitu di semifinal saat melawan Jerman dan di final melawan Belanda.

sumber:terselubung.blogspot.com

ikan langka

28 Oct

Spesies baru snailfish, jenis ikan laut dalam yang bergerak lambat seperti siput, berhasil terekam dengan kamera bawah air. Tubuhnya yang berwarna putih seluruhnya, ikan tersebut bak hantu saat ditemukan sedang berenang di kegelapan samudra pada kedalaman 7 km di palung laut perairan Peru-Cile, Samudra Pasifik bagian tenggara.

“Hal yang menggoda adalah kita punya foto yang sangat jelas dari spesies itu,” kata Monty Priede, Direktur Oceanlab di Universitas Aberdeen, Skotlandia. “Tidak seorang pun yang pernah melihat ini sebelumnya, dan itu tak pernah ditangkap kamera sebelumnya.”

Snailfish merupakan jenis vertebrata atau hewan bertulang belakang yang hidup di perairan paling dalam. Penemuan teranyar ini menguatkan bukti bahwa banyak hewan laut dalam yang tahan terhadap kondisi ekstrim seperti suhu rendah dan tekanan tinggi.

Rekor snailfish yang paling dalam ditemukan adalah pada palung di perairan Jepang yang direkam pada tahun 2008 di kedalaman 7,7 km.

Hidup begitu jauh di bawah air, spesies yang berukuran panjang 15 cm itu mampu menahan tekanan tinggi yang setara dengan 1.600 gajah yang berdiri di atas minicooper.

“Pada level molekuler dan detail biokimianya, spesies tersebut sangat adaptif dengan lingkungannya yang bertekanan tinggi,” ucap Priede, menerangkan kemampuan spesies tersebut untuk bertahan di kedalaman laut.

Ikan tersebut merupakan salah satu spesies baru yang ditemukan dalam ekspedisi hasil kerja sama antara Oceanlab Universitas Aberdeen Skotlandia, National Institute of Water and Atmospheric (NIWA) Selandia Baru, dan Universitas Tokyo Jepang baru-baru ini.

Selama tiga minggu ekspedisi, tim peneliti berhasil menangkap 6.000 gambar di palung berkedalaman 4.500 hingga 8.000 meter. Selain menemukan spesies tersebut, para peneliti juga menemukan sejumlah besar amphipod, cusk eel (sejenis belut), dan crustacea (udang-udangan) pemakan bangkai.

Sumber :
surping.blogspot.com